5 Tiang Rohani GMII

Dalam hidup bergereja, GMII mempunyai 5 (lima) tiang rohani sebagai berikut:

1. Iman

  • Hidup beriman harus diwujud nyatakan dalam setiap aspek kehidupan berjemaat dan bermasyarakat (Matius 6:33).
  • Setiap anggota Jemaat GMII dibimbing dan diarahkan supaya menyerahkan seluruh hidupnya kepada Tuhan Yesus Kristus (Roma 12:1-8; I Korintus 12:1-11).

2. Kasih

  • Setiap anggota Jemaat GMII dalam kehidupan sehari-hari harus menyatakan kasihnya kepada Allah didalam Tuhan Yesus Kristus dan terpancar melalui kesaksian hidupnya baik dalam pikiran, perkataan, dan perbuatan kepada sesama manusia (Matius 22:37-40).

3. Persekutuan

  • Jemaat GMII adalah persekutuan anak-anak Allah yang sudah diselamatkan, menyatakan sikap saling mengasihi dan saling menerima satu dengan yang lain (Roma 14:1; I Korintus 12:12-31).
  • Jemaat GMII harus sehati, sepikir dalam satu kasih, satu jiwa, dan satu tujuan (Filipi 2:1-31).
  • Jemaat GMII harus saling mewujud nyatakan persekutuan yang benar sesuai dengan Firman Allah (Yohanes 13:34-35).
  • Jemaat GMII harus saling melayani dan membangun dirinya dalam kasih (Efesus 4:16).
  • Jemaat GMII terdiri dari berbagai Ras, Suku, Bangsa, Tingkat Sosial dan pendidikan yang mencerminkan tubuh Kristus (Matius 8:11; Wahyu 5:9-10).

4. Kesucian

  • Kesucian hidup merupakan syarat utama untuk hidup bersekutu secara pribadi dengan Tuhan Yesus Kristus (I Petrus 1:15-16; Mazmur 119:9,11).
  • GMII menerima sepenuhnya pelayanan pelepasan dari ikatan kuasa kegelapan (okultisme), melalui pelayanan pribadi dan penggembalaan (Kolose 1:13; I Petrus 1:18-19).
  • Setiap Jemaat GMII harus menyerahkan hidupnya untuk menjadi alat kebenaran (Roma 12:1-2; Roma 6:13,19).
  • Salah satu dari segi kesucian hidup adalah menjauhkan diri dari percabulan (I Tesalonika 4:3).
  • Kesucian hidup berarti peka terhadap dosa dan terbuka terhadap Pekerjaan Roh Kudus (Galatia 5:16,18; I Petrus 1:15-16).

5. Pengorbanan

  • Jemaat GMII harus meyakini dan menjiwai pengorbanan Tuhan Yesus Kristus bagi hidupnya. Sebab itu Jemaat GMII harus mempersembahkan seluruh hidupnya menjadi satu persembahan yang hidup, yang kudus, dan yang berkenan kepada Allah (Yohanes 1:29; Roma 12:1-2; I Petrus 2:5).